Tampilkan postingan dengan label tausiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tausiah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 November 2015

BERGURU DARI MASA LALU

Oase Dakwah
Berguru dari Masa Lalu
Oleh: Rochma Yulika

Kemarin adalah sejarah
Hari ini adalah anugerah
Esok berharap hadirnya berkah

Kemarin jadi tempat berkaca
Hari ini sebuah realita
Esok hari bagian dari asa

Kemarin bisa jadi bahan cerita
Hari ini isi dengan semangat membara
Dan esok berkarya untuk umat dan agama

Kemarin bisa jadi pelajaran
Hari ini kerja keras kita jadikan kawan
Dan esok jangan tinggalkan doa dan harapan

Sahabat Surgaku...
Belajar dari peristiwa yang berlalu untuk menjadikan kita lebih waspada adalah kemestian. Terkadang kita hanya mampu sekedar menyesali yang sudah terjadi, tak mencoba mengambil hikmah dan memahami.

Sahabat surgaku...
Apa yang berlalu bisa kita jadikan guru. Apa yang terlewat bisa kita jadikan nasihat. Harapan yang hancur janganlah buat kita kendur. Harapan yang pupus jangan buat kita makin terjerumus.

Saat-saat sulit itu merupakan kesempatan bagi kita untuk belajar secara langsung dalam sekolah kehidupan ini.

Sesungguhnya orang-orang yang berakal hanya menjadikan masa lalu sebagai pelajaran yang sangat berharga untuk tapak langkahnya ke depan.

Lihat terus ke depan karena ia bagian dari rancangan tuk kesuksesan. Masa depan tidak hanya ada dalam angan-angan namun masa depan akan ada dalam genggaman.

Dalam Quran Surat Muhammad : 25 dikatakan, sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Wallahu musta'an.

KALIMAT INDAH DARI SEORANG ULAMA

ﻧﺤﻦ ﻻ ﻧﻤﻠﻚ ﺗﻐﯿﯿﺮ ﺍﻟﻤﺎﺿﻲ
Kita tidak bisa mengubah yang telah terjadi.

ﻭ ﻻ ﺭﺳﻢ ﻭﺍﻗﻊ ﺍﻟﻤﺴﺘﻘﺒﻞ
Juga tidak bisa menggariskan kepastian masa depan .

ﻓﻠﻤﺎﺫﺍ ﻧﻘﺘﻞ ﺍﻧﻔﺴﻨﺎ ﺣﺴﺮﺓ
Lalu mengapa membunuh diri kita dengan penyesalan ,

ﻋﻠﻰ ﺷﻴﺊ ﻻ ﻧﺴﺘﻄﯿﻊ ﺗﻐﯿﯿﺮﻩ؟
Atas apa yang sudah tidak bisa kita ubah ?

ﺍﻟﺤﯿﺎﻩ ﻗﺼﯿﺮﺓ ﻛﺜﻴﺮﺓ ﺍﻟﻐﺎﻳﺔ
Hidup itu singkat sementara targetnya banyak .

ﻓﺎﻧﻈﺮ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﺴﺤﺎﺏ ﻭ ﻻ ﺗﻨﻈﺮ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﺘﺮﺍﺏ
Maka tataplah awan dan jangan lihat ke tanah .

ﺍﺫﺍ ﺿﺎﻗﺖ ﺑﻚ ﺍﻟﺪﺭﻭﺏ ﻓﻌﻠﯿﻚ ﺑﻌﻼﻡ ﺍﻟﻐﯿﻮﺏ ﻭ ﻗﻞ ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺷﻴﺊ
Kalau merasa jalan sudah makin sempit, kembalilah kepada Allah yang Maha Mengetahui hal yang gaib ... Dan ucapkan alhamdulillah atas apa saja.

ﺳﻔﻴﻨﺔ ‏( ﺗﺎﻳﺘﻨﻚ ‏) ﺑﻨﺎﻫﺎ ﻣﺌﺎﺕ ﺍﻻﺷﺨﺎﺹ
Kapal Titanic dibuat oleh ratusan orang .

ﻭﺳﻔﻴﻨﺔ ‏( ﻧﻮﺡ ‏) ﺑﻨﺎﻫﺎ ﺷﺨﺺ ﻭﺍﺣﺪ
Sedangkan kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang .

ﺍﻷﻭﻟﻰ ﻏﺮﻗﺖ ﻭﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﺣﻤﻠﺖ ﺍﻟﺒﺸﺮﻳﺔ
Tetapi, Titanic tenggelam. Sedangkan kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia .

ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ
Taufik hanya dari Allah swt .

ﻧﺤﻦ ﻟﺴﻨﺎ ﺍﻟﺴﻜﺎﻥ ﺍﻷﺻﻠﻴﻴﻦ ﻟﻬﺬﺍ ﺍﻟﻜﻮﻛﺐ ﺍﻷﺭﺽ ﺑﻞ ﻧﺤﻦ ﻧﻨﺘﻤﻲ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺠﻨّﺔ
Kita bukanlah penduduk asli bumi, asal kita adalah surga .

ﺣﻴﺚ ﻛﺎﻥ ﺃﺑﻮﻧﺎ ﺃﺩﻡ ﻳﺴﻜﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺪﺍﻳﺔ ﻟﻜﻨﻨﺎ ﻧﺰﻟﻨﺎ ﻫﻨﺎ ﻣﺆﻗﺘﺎً ﻟﻜﻲ ﻧﺆﺩّﻱ ﺍﺧﺘﺒﺎﺭﺍ ﻗﺼﻴﺮﺍ ﺛﻢ ﻧﺮﺟﻊ ﺑﺴﺮﻋﺔ
Tempat, dimana orang tua kita, Adam, tinggal pertama kali.... Kita tinggal di sini hanya untuk sementara. Untuk mengikuti ujian lalu segera kembali.

ﻓﺤﺎﻭﻝ ﺃﻥ ﺗﻌﻤﻞ ﻣﺎ ﺑﻮﺳﻌﻚ ﻟﺘﻠﺤﻖ ﺑﻘﺎﻓﻠﺔ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﺍﻟﺘﻲ ﺳﺘﻌﻮﺩ ﺇﻟﻰ ﻭﻃﻨﻨﺎ ﺍﻟﺠﻤﻴﻞ ﺍﻟﻮﺍﺳﻊ ﻭ ﻻ ﺗﻀﻴﻊ ﻭﻗﺘﻚ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻜﻮﻛﺐ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮ
Maka berusahalah semampumu, untuk mengejar kafilah orang-orang shalih, yang akan kembali ke tanah air yang sangat luas, di akhirat sana ... Jangan sia-siakan waktumu di planet kecil ini!

ﺍﻟﻔﺮﺍﻕ : ﻟﻴَﺲ ﺍﻟﺴﻔِﺮ، ﻭﻻ ﻓﺮﺍﻕ ﺍﻟﺤﺐ، ﺣﺘﻰّ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﻟﻴﺲ ﻓﺮﺍﻗﺎْ ﺳﻨﺠﺘﻤَﻊ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﻩ ﺍﻟﻔﺮﺍﻕ ﻫﻮ : ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﺣﺪﻧﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﻪ ﻭﺍﻵﺧﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ
Perpisahan itu bukanlah karena perjalanan yang jauh Atau karena ditinggal orang tercinta ... Bahkan, kematian pun bukanlah perpisahan, sebab kita akan bertemu lagi di akhirat. Perpisahan adalah ketika satu diantara kita masuk surga, sedang yang lainnya terjerembab ke neraka.

ﺟﻌﻠﻨﻲ ﺭﺑﻲ ﻭﺍﻳﺎﻛﻢَ ﻣﻦ ﺳﻜﺎﻥ ﺟﻨﺘﻪ
Semoga Allah menjadikan saya dan antum  semua menjadi penghuni surgaNya .

ﺁَﻣِﻴّـٍـِـﻦْ ﻳَﺂﺭَﺏْ ﺁﻟٌﻌَــﺂﻟَﻤِِﻳﻦ

Senin, 02 November 2015

HIDUP INI SANGAT SINGKAT

Kata pepatah jawa "urip mung mampir ngombe" hidup cuma mampir buat minum saja. Al Quran mengatakan secara implisit bahwa satu hari diakhirat rasanya bagaikan seribu tahun di dunia. (QS 22:47, 32:5)

Bukankah ini kaidah teori relativitas?
Laron berpikir telah hidup lama, buktinya sudah mengelilingi ruangan rumah... namun jika cicak melihatnya maka umur laron hanya semalam saja.

Cicak pikir umurnya juga telah lama, namun jika dilihat oleh kucing maka umurnya sebentar saja.

Kucing pikir ia telah berumur panjang, namun apakah sama jika kuda yg melihatnya?

Begitu pula kuda jika dilihat oleh manusia maka umur kuda hanya singkat saja.

Bagaimana dengan manusia?
Siapa yg melihat umur manusia?
Mari kita lihat berdasarkan Al Quran sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun
24 jam akhirat = 1000 tahun
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun
Umur manusia rata-rata 60 - 70 tahun.
Jadi hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja.

Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu. Hanya satu setengah jam saja.
Menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak surga atau neraka. (QS 35:15 , 4:170) Cuma satu setengah jam saja cobaan, maka bersabarlah. (QS 74:7,52:48,39:10)

Satu setengah jam saja, coba buat Allah senang dan hentikan buat setan senang. (QS 43:36)

Cuma satu setengah jam saja mencoba menahan nafsu, & gantilah dgn sunnah-Nya. (QS 12:53, 33:38)

SATU SETENGAH JAM..
sebuah perjuangan teramat singkat & Allah ganti dengan surga Ridha Allah... (QS 9:72, 98:8 ,4:114)

Selamat berjuang LAGI..
Mencari bekal perjalanan panjang nanti... (QS 59:18,42:20, 3:148, 28:77)

QS 23:114
Allah berfirman:
'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.' Maha benar Allah atas segala firman-Nya... Manfaatkan WAKTU hanya untuk KEBAIKAN...

��" Yaa Robb, bimbing dan mampukan kami utk bisa memanfaatkan waktu yg singkat di dunia ini dgn kebaikan... Bimbing dan mampukan kami bisa mengisi setiap waktu yg ada dgn kebaikan... Aamiin3 YR'A..." Semoga bermanfaat...

Minggu, 26 Juli 2015

KEJUJURAN

RENUNGAN UNTUK DIRI SENDIRI

             .....KEJUJURAN....

Kejujuran (honestly) adalah sesuatu yang sangat substansi pada diri seseorang. Rasulullah SAW berkata :  Sesungguhnya seseorang yang senantiasa berkata benar maka ia akan ditulis (ditetapkan) sebagai seorang yang berkata benar. Dan jika ia sekali berdusta maka ia akan ditetapkan sebagai seorang pendusta. (HR. Muslim).

Maka betapa pentingnya sebuah kejujuran. Kejujuran berarti menunjukkan integritas atau kebutuhan serta kehormatan diri seseorang. Seseorang yang jujur, pastilah ia seseorang yang takut kepada Allah pastilah ia seorang yang memiliki keimanan yang dalam.

Mengapa demikian??? Sebab berdusta memiliki efek domino yang sangat hebat dalam merusak jiwa seseorang. Kalau seseroang berdusta berarti ia tidak menghormati dirinya sendiri, orang lain dan juga mengabaikan penglihatan Allah yang meliputi hingga lintasan hati.

Dusta adalah seperti penyakit kanker yang jika tidak diberantas hingga akar-akarnya, ia akan terus menyebar. Sekali berdusta akan menimbulkan kedustaan-kedustaan berikutnya. Maka jujurlah!!! Jujurlah kepada diri sendiri, jika kita memang memiliki kekurangan-kekurangan, akuilah. Jika kita memiliki lintasan-lintasan buruk tentang diri kita sendiri, akuilah. Maka dengan demikian kita sedang belajar untuk menerima diri kita dan kemudian untuk berproses menuju pribadi yang lebih baik.

Jujurlah kepada orang lain, jika kita menutup-nutupi kekurangan kita dihadapan orang lain, maka ketenangan mustahil kita dapatkan. Sebab setiap saat kita perlu mengenakan topeng yang bukan milik kita. Kita selalu mencari alasan-alasan untuk menutup-nutupi kekurangan-kekurangan kita.

Ketahuilah, bahwa seseorang dinyatakan gagal adalah karena 99 % ia banyak mencari alasan- alasan.

Jujurlah kepada Allah, Dialah dzat yang mendengar lintasan hati kita. Jujur kepada Allah akan membantu kita untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan kita, sebab pertolongan Allah menyertai kita. Maka selalulah sempatkan menengok pada hati kita maisng-masing. Sudahkah kita jujur??? Sudahkah kita mengakui kekurangan-kekurangan kita??? Apakah selama ini yang kita pakai adalah wajah kita yang sebenarnya???

sumber net.com

Sabtu, 25 Juli 2015

JUM'AT PENUH BERKAH

... === JUM'AT PENUH BERKAH === ...

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya.” (HR. Hurairah dan Muslim)

"Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)

"Sedekah pada hari Jum'at dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)

"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).

"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan
kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah)

“Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

sumber net.com....