Senin, 27 Juli 2015

RANGKUMAN DISKUSI GRUP BANI MA'MUN SUTIAH (bagian ke 3)


OLIK F3:... 23 juli 2015...

MEMETIK HIKMAH SETELAH BERPUASA

Sebulan penuh umat muslim telah menjalankan ibadah dibulan suci Ramadhan 1436 H.  Rugi rasanya sebagai orang islam yang telah menjalankan berbagai ritual ibadah pada bulan yang sangat dimuliakan dibandingkan dengan 11 bulan yang lainnya tidak bisa mengambil hikmah dari segala aktivitas yang telah dilaksanakan selama ramadhan.

Hikmah PERTAMA yang bisa diambil adalah adanya rekonstruksi keikhlasan dalam menjalankan ibadah.  Ramadhan telah mentarbiyah keikhlasan berpuasa yang merupakan hak dari Allah SWT.   Bicara mengenai ikhlas yang tahu hanya diri sendiri dan Allah SWT.  Puasa tanpa adanya landasan karena Allah (Lillahita’ala), akan terasa berat menjalankan.  Puasa adalah ibadah yang sangat istimewa dibandingkan dengan ibadah lain yang ada di dalam rukun islam. Pada umumnya ibadah selain puasa dapat disaksikan oleh manusia lain misalnya syahadat harus ada ikrar yang diketahui oleh orang lain, sholat (apalagi berjama’ah) ada orang lain yang melihatnya, zakat ada serah terima antara muzaki dan amil (panitia) zakat sehingga terjadi transaksi, haji banyak orang yang mengantarnya.  Sedangkan puasa, orang lain tidak bisa mengukur apakah kita benar-benar puasa atau tidak. Manusia bisa saja dengan manipulasi berbagai penampilan menunjukkan dirinya berpuasa, padahal dirinya tidak menjalankan puasa. Yang tahu dari kita berpuasa hanyalah Allah SWT.

Hikmah KEDUA dari ibadah berpuasa adalah menjadikan diri kita menjadi orang yang sabar. Latihan kesabaran pada saat puasa dimulai setelah makan sahur hingga terdengar azdan maghrib. Contoh sederhana dari latihan kesabaran yaitu ketika dihadapkan hidangan makanan pada saat sebelum datangnya waktu berbuka.  Meskpiun tersedia hidangan, orang berpuasa dengan kesabarannya akan menahan hingga waktu berbuka telah tiba dengan ditandai suara adzan maghrib. Selain itu juga, bagi orang yang sudah menikah diperintahkan untuk sabar untuk tidak melakukan hubungan suami istri pada saat sedang menjalankan puasa dan hanya boleh melakukannya pada malam hari. Hal tersebut sebagaiman tercantum dalam QS. Al Baqoroh : 187

“ Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka……..”

Hikmah yang KETIGA adalah munculnya sifat kedermawanan setelah menjalankan puasa.  Orang yang berpuasa akan merasakan rasanya haus dan lapar, karena diperintahkan untuk tidak makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Rasa haus dan lapar tersebut merupakan cerminan dari sebagian umat yang tidak beruntung (fakir miskin), sehingga mereka harus menahan haus dan lapar tidak hanya di bulan ramadhan. Orang yang berpuasa dididik untuk dapat merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudaranya yang miskin, sehingga memunculkan sifat kepekaan terhadap sesama manusia. Dari sinilah kemudian ibadah puasa juga melekat terhadap dimensi sosial, dimana setiap manusia diserukan untuk senantiasa berbuat kebajikan meskipun dalam kondisi yang lapang atau sempit.

“ (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”

Wassalam... olikf3... semoga bermnfaat... sumber net.com...

WAWAN 124:..
Leres pisan..Allah  berfirman melalui rasul dalam hadis qudsinya : “Ash-shoumu lii wa ana ajzii bihii” – puasa adalah untukKu dan Aku yang akan membalasnya.

ARISSABTHAZI:...
Alhamdulillah pagi2 ntos kenging elmu.,ini yg digambarkan oleh rasulullah sebagai orang yg beruntung nyaeta setiap habis salat subuh beliau mencontohkan dzikir pagi dg mengawalinya meminta"allahumma inni as aluka i'lmanafian...",(ya allah,aku memohon kepadaMu ilmu yg bermanfaat..").baru kemudian "warijqon thoyiban wa a'ala mutaqobala","rizki yg baik dan amalan yg diterima" (HR.ibnu majah hadist hasan).Allah tdk menganjurkan kita utk  mengutamakan meminta harta ato rejeki dunia dulu,tp yg allah inginkan adalah ilmu,sebab dg ilmi kita dpt memperoleh rezeki yg halal & thoyib,dg ilmi jg kita dpt menykini apa yg kita usaha akan menjadi amal soleh di  dunia & di akherat. Syukron mang Wawan sareng mang F3 atas ilmu na,jazakumullah khairon;-)

OLIK F3:..
ﻭﺟﺰﺍﻛﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺧﻴﺮﺍ....

WAWAN 124:..
Sami-sami..a....   sesuai sareng sabda rosul...         من اراد الدني فعليه بالعلم. ومن
اراد الاخرة فعليه بالعلم ومن ارادهما فعليه بالعلم

Tidak ada komentar:

Posting Komentar